Kartu ATM hilang kedengarannya sepele, tapi bisa bikin kamu panik kalau itu terjadi mendadak saat lagi butuh tarik tunai. Apalagi kalau posisi kamu lagi di luar kota, atau saldo di rekening cukup besar. Tenang, kamu nggak perlu terlalu khawatir.
Proses mengurus ATM hilang sebenarnya cukup simpel, selama kamu tahu langkah yang harus dilakukan dan nggak menundanya.
Di artikel ini, mimin bakal bantu kamu memahami cara mengurus ATM hilang, mulai dari prosedur pemblokiran, dokumen yang perlu disiapkan, sampai proses pengurusan di bank seperti BCA, BRI, Mandiri, dan BNI.
Baca Juga: 7 Cara Melacak Kartu ATM yang Hilang
Kalau kamu ingin tahu apa yang harus dilakukan jika kehilangan kartu ATM, yuk simak panduannya sampai habis. Siapa tahu kamu atau orang terdekatmu butuh info ini dalam kondisi darurat.
1. Segera Blokir ATM yang Hilang
Langkah pertama dan paling penting saat kamu sadar kartu ATM hilang adalah segera melakukan pemblokiran. Tujuannya biar tidak disalahgunakan pihak lain.
Setiap bank menyediakan berbagai cara untuk memblokir ATM, misalnya:
Via Mobile Banking
Misal kamu nasabah BCA, bisa buka aplikasi myBCA atau BCA mobile > Pilih “Admin Kartu” > “Blokir Kartu”.
Via Call Center
BCA: 1500888
BRI: 14017 / 1500017
Mandiri: 14000
BNI: 1500046
Via Internet Banking
Biasanya ada fitur khusus untuk mengelola kartu ATM.
Kalau kamu belum aktivasi layanan digital, opsi tercepat adalah telepon ke call center. Pastikan kamu catat waktu pemblokiran ya, ini berguna untuk proses penggantian nanti.
2. Siapkan Dokumen Penting
Setelah kartu berhasil diblokir, kamu perlu datang ke kantor cabang bank tempat membuka rekening untuk mengurus kartu pengganti.
Berikut dokumen yang biasanya diminta:
- KTP Asli
- Buku Tabungan (kalau punya)
- Surat Keterangan Kehilangan dari Polisi (terkadang tidak wajib, tapi sebaiknya bawa)
- Biaya Penggantian Kartu (bervariasi tergantung jenis ATM dan bank)
Jangan lupa bawa uang tunai secukupnya karena kamu belum bisa ambil saldo via ATM.
3. Buat Surat Kehilangan di Kepolisian
Tidak semua bank mewajibkan surat kehilangan, tapi lebih baik tetap disiapkan. Surat ini berguna sebagai bukti resmi kalau kamu benar-benar kehilangan kartu, bukan disimpan orang lain.
Cara buatnya juga mudah, kamu tinggal datang ke kantor polisi sektor terdekat, bawa KTP, dan jelaskan kronologi singkat kehilangan. Prosesnya cepat, biasanya nggak sampai 15 menit.
Surat kehilangan ini juga bisa membantu kalau nantinya kamu ingin mengajukan laporan lebih lanjut (misal ada transaksi mencurigakan).
Baca Selengkapnya: Cara Membuat Surat Kehilangan ATM: Syarat & Contohnya
4. Kunjungi Kantor Cabang Bank
Nah, ini tahap penting cara mengurus ATM hilang di cabang bank. Pastikan kamu datang ke cabang sesuai domisili rekening (atau cabang besar jika berbeda daerah).
Begitu sampai di bank, ambil antrean layanan customer service, lalu sampaikan bahwa kamu kehilangan kartu ATM. Biasanya petugas akan memproses penggantian di tempat.
Biaya administrasi cetak kartu baru biasanya:
- BCA: Rp10.000-Rp25.000 tergantung jenis kartu.
- BRI: Rp15.000-Rp20.000.
- Mandiri: Rp15.000-Rp25.000.
- BNI: Rp10.000-Rp20.000.
Note, harga diatas bisa saja berubah tergantung update informasi terbaru dari pihak Bank ya, jadi pastikan lagi. Kartu baru biasanya langsung aktif hari itu juga.
5. Aktivasi Kartu Baru dan Ganti PIN
Setelah dapat kartu baru, kamu wajib aktivasi dan ganti PIN. Biasanya bank minta kamu buat PIN langsung di mesin ATM setelah kartu aktif.
Langkah aktivasi ini penting banget. Jangan gunakan PIN lama, dan hindari angka mudah ditebak (tanggal lahir, urutan angka, atau kombinasi berulang).
Kalau pakai aplikasi mobile banking, pastikan juga kartu baru sudah terhubung agar semua transaksi berjalan normal lagi.
6. Pantau Mutasi dan Saldo
Setelah proses penggantian selesai, mimin sarankan kamu untuk tetap pantau mutasi rekening lewat mobile banking atau internet banking. Tujuannya jelas, buat mastiin nggak ada transaksi mencurigakan sebelum kartu sempat diblokir.
Kalau kamu lihat ada transaksi aneh (misalnya tarik tunai yang bukan kamu lakukan), segera laporkan ke pihak bank. Beberapa bank bisa bantu proses investigasi, meskipun tidak semua bisa refund dana 100%.
7. Simpan Data dengan Aman
Kehilangan kartu ATM sering terjadi karena keteledoran kecil: kartu jatuh, tertinggal di mesin ATM, atau terselip di dompet. Maka dari itu, biasakan menyimpan kartu dan data rekening di tempat aman.
Tips dari Mimin:
- Hindari menulis PIN di catatan atau ponsel.
- Jangan kasih data rekening ke siapa pun via telepon.
- Gunakan dompet khusus kartu supaya tidak tercampur uang tunai.
Cara Mengurus ATM Hilang BCA, BRI, Mandiri dan BNI
Secara umum, prosesnya sama. Tapi, ada beberapa detail kecil yang mungkin berbeda untuk tiap bank.
A. Cara Mengurus ATM Hilang BCA
Kalau kamu nasabah BCA, proses penggantian kartu ATM bisa dilakukan di kantor cabang mana pun.
Langkahnya:
- Datang ke customer service dengan KTP & buku tabungan.
- Isi formulir penggantian kartu ATM.
- Petugas akan verifikasi dan bantu buat kartu baru.
Biaya:
- Kartu GPN: Rp10.000 – Rp20.000
- Kartu Debit Gold/Platinum bisa lebih mahal
- Kartu baru biasanya langsung jadi saat itu juga, jadi kamu bisa pakai lagi hari itu juga.
B. Cara Mengurus ATM Hilang BRI
Untuk nasabah BRI, kamu bisa datang ke unit kerja BRI terdekat.
Langkahnya:
- Blokir kartu lewat BRImo atau call center.
- Siapkan KTP, buku tabungan, dan surat kehilangan dari kepolisian.
- Bawa uang tunai untuk biaya penggantian kartu (sekitar Rp5.000 – Rp15.000 tergantung jenis kartu).
Beberapa cabang bisa bantu urus meskipun kamu bukan nasabah di cabang tersebut. Tapi tetap disarankan datang ke cabang pembuka rekening agar prosesnya lebih cepat.
C. Cara Mengurus ATM Hilang Mandiri
Mandiri juga punya prosedur standar yang cukup mirip.
Syarat:
- KTP
- Buku tabungan
- Biaya penggantian kartu
- Surat kehilangan (tidak wajib, tapi disarankan)
Prosedur:
- Datang ke customer service.
- Isi formulir kehilangan.
- Verifikasi identitas.
- Terima kartu baru (umumnya langsung jadi).
Untuk kamu yang pakai Livin’ by Mandiri, bisa cek riwayat transaksi buat pastikan tidak ada penyalahgunaan.
D. Cara Mengurus ATM Hilang BNI
BNI memberikan opsi pengurusan di kantor cabang terdekat. Beberapa cabang juga menyediakan bilik CS Digital untuk cetak kartu secara mandiri.
Langkah:
- Blokir kartu via BNI Mobile Banking atau call center.
- Siapkan KTP dan buku tabungan.
- Bila perlu, bawa surat kehilangan dari kepolisian.
- Bayar biaya penggantian (biasanya Rp15.000 Rp25.000 tergantung jenis kartu).
Jika saldo dalam rekeningmu cukup, biaya ini bisa langsung didebet.
Baca Juga: Pajak Jual Beli Tanah Diatas 100 Juta Berapa Persen? Berikut Rinciannya
Kesimpulan
Mengurus kartu ATM hilang sebenarnya nggak sesulit yang dibayangkan. Yang penting kamu cepat ambil tindakan, terutama memblokir kartu sebelum disalahgunakan.
Setiap bank punya prosedur mirip-mirip, tapi kamu tetap harus tahu detailnya supaya proses penggantiannya lancar.
Ingat ya, jangan tunggu besok atau lusa. Semakin cepat kamu urus, semakin kecil risiko saldo kamu disedot orang yang nggak bertanggung jawab.
Kalau kamu merasa artikel ini berguna, boleh banget dibagikan ke teman atau keluarga. Siapa tahu mereka juga sedang mengalami hal yang sama.



