Kalau kamu tengah mencari saham syariah terbaik untuk jangka panjang, penting banget buat tahu. Bukan cuma karena label “syariah”‑nya saja, tapi juga karena fundamental, likuiditas, dan prospeknya. 

Banyak yang tertarik berinvestasi di saham syariah karena ingin memilih yang halal dan amanah, namun ternyata tantangannya cukup banyak juga.

Misalnya, kadang saham syariah yang ideal untuk jangka panjang malah kurang likuid atau belum dikenal banyak investor ritel, sehingga susah dijual kembali saat kamu butuh likuiditas.

Baca Juga: 10 Saham Termahal di Indonesia, Terupdate

Mimin udah riset, dan berikut ini daftar 10 saham syariah yang layak dipertimbangkan sekarang, dengan catatan kamu tetap harus melakukan riset sendiri ya. DYOR

Apa Itu Saham Syariah?

Saham syariah adalah saham dari perusahaan yang menjalankan bisnis sesuai prinsip Islam. Artinya, perusahaan tidak boleh terlibat dalam aktivitas seperti riba, perjudian, minuman keras, pornografi, rokok tertentu, dan industri non-halal lain.

Selain sektor, rasio keuangannya juga harus memenuhi standar tertentu seperti: utang berbasis bunga harus di bawah batas tertentu, aktivitas non-halal harus kurang dari 10% pendapatan.

Saham-saham ini masuk ke Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan OJK dua kali setahun. Kalau kamu mencari investasi tenang dan aman secara prinsip, inilah kategori yang tepat.

Source: BankBSI.co.id

1. BRIS – Bank Syariah Indonesia Tbk

Sektor: Perbankan Syariah

Saham Syariah Terbaik – BRIS menjadi kandidat terkuat untuk kategori saham syariah terbaik untuk jangka panjang karena posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia. Setelah merger tiga bank syariah milik BUMN, BRIS punya kekuatan modal, jaringan, dan basis nasabah yang tidak tertandingi.

Kenapa BRIS menarik?

  • Pertumbuhan aset dan pembiayaan sangat cepat.
  • Didukung penuh oleh pemerintah.
  • Ekosistem keuangan syariah Indonesia terus berkembang.

Risiko:

  • Rasio NPF harus terus dipantau.
  • Kompetisi antar-bank syariah meningkat.

Cocok untuk kamu yang ingin exposure penuh ke industri keuangan syariah modern.

2. ANTM – Aneka Tambang Tbk

Sektor: Pertambangan Emas & Nikel

Saham Syariah Terbaik – ANTM masuk daftar daftar saham syariah terbaik karena bisnisnya berbasis komoditas halal seperti emas dan nikel. Dengan fokus EV (electric vehicle), permintaan nikel global meningkat drastis.

Keunggulan ANTM:

  • Sumber daya mineral besar.
  • Bisnis emas memberi stabilitas pendapatan.
  • Termasuk saham syariah likuid dan populer.

Risiko:

  • Harga komoditas sangat fluktuatif.
  • Kebijakan ekspor dan hilirisasi perlu dipantau.

Cocok untuk investor syariah yang percaya pada tren green energy.

3. TLKM – Telkom Indonesia Tbk

Sektor: Telekomunikasi & Teknologi Digital

Saham Syariah Terbaik – TLKM bisa dibilang “saham wajib” untuk banyak investor karena stabil dan memiliki peranan besar dalam transformasi digital Indonesia.

Keunggulan TLKM:

  • Pendapatan recurring kuat.
  • Punya bisnis data center dan cloud yang berkembang pesat.
  • Risiko relatif rendah dibanding saham teknologi lain.

Risiko:

  • Pertumbuhan laba tidak agresif.
  • Kompetisi operator semakin berat.

Cocok untuk kamu yang ingin ‘core holding’ syariah jangka panjang.

4. SIDO – Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk

Sektor: Kesehatan & Konsumer Primer

Saham Syariah Terbaik – SIDO adalah emiten syariah di sektor kesehatan yang fundamentalnya sangat stabil. Jamu dan produk herbal terus dicari, bahkan saat ekonomi melemah.

Keunggulan SIDO:

  • Laba stabil, dividen rutin.
  • Permintaan produk kesehatan selalu ada.
  • Beban operasional efisien.

Risiko:

  • Biaya bahan baku herbal bisa naik.
  • Banyak pesaing baru di industri jamu.

Pilihan tepat untuk diversifikasi saham syariah sektor konsumsi.

5. INDF – Indofood Sukses Makmur Tbk

Sektor: Makanan & Minuman (FMCG)

Saham Syariah Terbaik – INDF punya lini bisnis yang sangat luas, mulai dari mie instan, dairy, hingga agribisnis. Karena produknya selalu dibutuhkan, INDF termasuk saham defensif terbaik.

Keunggulan INDF:

  • Brand kuat, distribusi nasional.
  • Bisnis makanan tahan krisis.
  • Valuasi seringkali sangat menarik.

Risiko:

  • Daya beli masyarakat sangat memengaruhi pertumbuhan.
  • Harga bahan baku seperti gandum fluktuatif.

Sangat ideal untuk investasi jangka panjang yang stabil.

6. ASII – Astra International Tbk

Sektor: Otomotif, Alat Berat, Agribisnis, Keuangan

Saham Syariah Terbaik – ASII adalah emiten multi-sektor yang sangat dominan di industri otomotif Indonesia. Diversifikasinya membuat saham ini lebih stabil dibanding kompetitor.

Keunggulan ASII:

  • Market leader di otomotif.
  • Unit usaha luas dan saling menopang.
  • Termasuk saham syariah dengan fundamental top-tier.

Risiko:

  • Sektor otomotif sensitif terhadap suku bunga dan daya beli.
  • Kompetisi mobil listrik meningkat.

Cocok untuk kamu yang ingin portofolio syariah dengan cakupan ekonomi luas.

7. BSDE – Bumi Serpong Damai Tbk

Sektor: Properti & Real Estate

Saham Syariah Terbaik – BSDE adalah salah satu pemain besar di industri properti premium. Dengan proyek jangka panjang seperti BSD City, potensi pertumbuhannya sangat menarik.

Keunggulan BSDE:

  • Landbank sangat besar.
  • Lokasi premium dengan nilai tanah naik terus.
  • Termasuk saham syariah di sektor properti terbaik.

Risiko:

  • Properti sangat sensitif terhadap suku bunga KPR.
  • Penjualan bisa melambat ketika ekonomi melemah.

Cocok untuk kamu yang sabar dan ingin saham syariah properti jangka panjang.

8. DCII – DCI Indonesia Tbk

Sektor: Data Center & Teknologi

Saham Syariah Terbaik – DCII adalah salah satu emiten data center paling berkualitas di Indonesia. Meski harganya pernah ekstrem, potensi sektor data center masih besar.

Keunggulan DCII:

  • Fasilitas Tier-IV, sangat jarang di Indonesia.
  • Pertumbuhan cloud dan digitalisasi mendukung.
  • Masuk daftar saham syariah sektor teknologi.

Risiko:

  • Valuasi bisa terlalu tinggi.
  • Teknologi cepat berubah.

Cocok untuk para investor syariah agresif berorientasi jangka panjang.

9. GJTL – Gajah Tunggal Tbk

Sektor: Manufaktur Ban & Karet

Saham Syariah Terbaik – GJTL adalah pemain besar di industri ban, terutama untuk pasar ekspor. Meski jarang dibicarakan, beberapa analis menganggap valuasinya undervalued.

Keunggulan GJTL:

  • Kapasitas produksi besar.
  • Banyak ekspor ke negara Asia & Eropa.
  • Termasuk saham syariah sektor manufaktur yang stabil.

Risiko:

  • Harga karet dan minyak sangat memengaruhi margin.
  • Kompetisi global ketat.

Cocok untuk diversifikasi sektor manufaktur syariah.

10. UNTR – United Tractors Tbk

Sektor: Alat Berat, Tambang, Energi

Saham Syariah Terbaik – UNTR adalah salah satu saham syariah terbaik dengan fundamental terkuat. Perusahaan ini rutin memberikan dividen besar dan memiliki lini bisnis yang terintegrasi.

Keunggulan UNTR:

  • Kinerja stabil meski siklus komoditas naik turun.
  • Emiten besar dengan manajemen solid.
  • Termasuk konstituen indeks syariah.

Risiko:

  • Sangat dipengaruhi harga batubara & komoditas.
  • Permintaan alat berat mengikuti siklus industri tambang.

Ideal untuk investor syariah yang suka sektor real & konsisten.

Baca Juga: Cara Menghitung Nilai Intrinsik Saham dengan Mudah

Source: UnitedTractors.com

Penutup

Jadi, kalau kamu bertanya “apa saja daftar saham syariah terbaik?”, sekarang kamu sudah punya 10 nama yang layak dipertimbangkan bersama alasan dan risiko masing‐masing.

Tapi ini bukan saran beli ya, yang paling penting adalah riset sendiri, pahami profil investasimu, dan konsisten dengan strategi syariah serta keuanganmu.

Saham syariah bisa memberi kamu rasa tenang karena secara prinsip sesuai nilai halal, tapi tetap butuh disiplin analisis seperti saham biasa. 

Kalau kamu siap dengan mindset jangka panjang dan mau tumbuh bersama perusahaan yang memiliki bisnis jelas, saham syariah ini bisa jadi bagian bagus dari portofolio kamu.